Sebagai
kelanjutan dari kesan-kesan yang diperoleh dalam kongres Nasional CSI di
Madiun tabun 1923 tentang pentingnya Sosialisme yang kemudian diperkuat
pula dalam Kongres Al-lslam ke II di Garut pada tahun 1923, maka pada
tahun 1924 terbitlah sebuah buku yang terkenal yaitu Islam dan
Sosialisine karena Ketua OS. Cokroaminoto. Dalam buku tersebut dikupas
secara Iuas dan mendalam tentang soal sosialisme didalam Islam.
Pokok-pokok penting yang diuraikan dalam buku tersebut antara lain
seperti dibawah ini: Cita-cita sosialisme didalam Islam itu, tidak
kurang dari tiga belas abad umurnya, dan tidak boleh dikatakan ia terbit
dari pengaruhnya orang Eropa.
Kita
tidak bermaksud mengatakan bahwa ketika itu sudah ada suatu propaganda
sosialisme yang teratur seperti sekarang ini, akan tetapi sesungguhnya
asas-asas sosialisme itu telah dikenal dalam masyarakat Islam pada jaman
Nabi Muhammad saw, dan asas-asas tersebut lebih banyak dilaksanakan dan
lebih mudah dari pada pelaksanaannya di Eropa dalam zaman manapun juga,
sesudah zamannya Nabi kita itu. (Halaman 13) Islamisme, ialah pokok dan
sumbernya sosialisme yang sejati akan menimbulkan keselamatan dunia dan
keselamatan akhirat bagi segenap peri kemanusiaan adanya. .(Halaman 37
Memang sebenarnya Nabi kita yang suci Muhammad saw telah memenuhi
suasana segenap tanah Arab itu dengan cita-cita sosialistis dan dengan
pengajaran-pengajaranya yang baik dan mulia, yang telah dinyatakan dalam
kitab suci Al-Qura’n ataupun yang dinyatakan dalam sabdanya atau dalam
perbuatan Nabi kita, maka tiap-tiap orang pengikut Agama Islam telah
dipersiapkan untuk menjadi anggotanya suatu masyarakat yang teratur
dengan dasar sosialisme yang sangat tinggi, dan juga memang mudah cara
mempraktekkannya. (Hal. 51).
Dengan
tidak usah menunjukan lain-lain firman Tuhan didalam Al-Quran ataupun
yang tersebut diatas itu, sudah sampai cukup kiranya memberikan
keyakinan kepada siapapun juga, bahwa Nabi Muhammad saw sudah
mengumpulkan dan menyediakan sebanyak-banyaknya alat perbekalan unluk
mendirikan gedung sosialisme, yang akan membawa keselamalan sejati
kepada dunia dan kepada segenap perikemanusiaan. Meninggikan budi
pekerti setiap manusia dan memuliakan mereka punya perangai dan tabiat
itulah ajaran yang benar dan langsung menuju kepada sosialisme yang
sejati. (halaman 56) Begitu juga kalau demokrasi atau sosialisme tidak
dipimpin dan tidak diamat-amati oleh sesuatu ketentuan atau kekuasaan
yang tertinggi, maka pada waktunya ia sampai kepada kesempuruaannya,
niscaya ia akan jatuh kembali kepada dasar yang merusak yaitu egoisme (halaman.71) Demikian diantara halaman-halamaii pokok-pokok kandungan yang terpenting dari buku Islam dan Sosialisme tersebut. Angka-angka dari halaman-halaman yang tertulis diatas, adalah halaman buku Islam dan Sosialisme Cetakan tahun 1963 penerbitan bersama¸lembaga penggali dan penghimpunan Sejarah Revolusi Indonesia.,
Endang dan Pemuda Jakarta, dimana susunan bahasanya telah diadakan
perbaikan sesuai dengan perkembangan bahasa Indonesia sekarang, dengan
tidak merubah isi dan jiwanya.
Mengingat
jalannya Revolusi kita hingga dewasa ini, maka kita melihat ada dua
pokok penting yang sangat sejalan dengan apa yang ditulis oleh ketua OS
Cokroaminoto dalam buku tersebut. yaitu selain dari pentingnya dasar
sosialisme bagi sesuatu masyarakat yang menghendaki keadilan dan
kemakmuran juga soal character-bidding dan soal demokrasi terpimpin
hendaknya tidak boleh diabaikan (KH Safari setengah abad SI). Bagaimana
pentingnya chracter Building itu oleh Ketua OS Cokroaimnoto antara lain
dijelaskan dalam halaman 56 dari buku tersebut, yang kutipannya itu kita
cantumkan diatas. Sedang bagaimana pentingnya Demokrasi itu kita bisa
menemukan keterangannya dalam halaman 71.


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !