Headlines News :
Home » » Amanat Bagi Ummat Islam Dalam Melanjutkan Perjuangan

Amanat Bagi Ummat Islam Dalam Melanjutkan Perjuangan

Written By SYARIKAT ISLAM INDONESIA KAB.SUKABUMI on Kamis, 05 Desember 2013 | 08.00

Dalam Kongres Al-lslam Indonesia yang diadakan di Yogyakarta pada tahun 1925. Ketua OS Cokroaminoto telah menyampaikan beberapa amanat penting bagi umat Islam Indonesia dalam melanjutkan perjuangan.  Amanat penting tersebut terutama disampaikan beliau dalam rapat raksasa Kongres Al-lslam yang diadakan pada hari senin tanggal 24 Agustus 1925. Rapat Raksasa tersebut  didahului dengan arak-arakan anak-anak sekolah dan anak-anak pandu dan terhadap beribu-ribu anak-anak sekolah dan anak-anak pandu itu. Ketua OS Cokroaminoto menyampaikan amanatnya sebagai berikut:
Assalamu’alaikum. Wr.Wb.
Bahagialah bagimu, anak-anaku semua, Allah SWT mengetahui apa perbuatanmu. Anak-anakku sekalian, sebelum aku melahirkan nasehatku guna kamu sekalian, aku sebagai wakil Al-lslam Kongres. Wakil segenap perkumpulan Islam dan menjadi wakil dari Bapak-bapakmu dan abang-abangmu bilang terima kasih atas pemberian hormatmu untuk Kongres Islam yang ke IV.
Hai anak-anaku sekalian, yang sama bersekolah disekolahan Islam ketahuilah olehmu, bahwa Bapak-bapakmu dan abang-abangmu yang beragama Islam, penghidupannya dan derajatnya sangat rendah sekali, kalau dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain dan pemeluk Agama lain yang ada disini. Sebab itu. Bapak-bapak, abang-abangmu sama berkumpulah di dalam satu kumpulan yang maksudnya mencari keselamatan dan kesempurnaan didunia akherat.
Hai anak-anaku sekalian, ingatlah akan kerendahan dan kenistaan. Bapak-bapakmu dan abang-abangmu itu, maka kamu sekalian yang, sudah merasai wajiblah kamu meneruskan usahanya Bapak-bapak dan abang-abangmu untuk mencari dan menuntut kemerdekaan. Dan biasanya kamu dapat meneruskan usaha itu, mesti kamu sekalian dengan bersungguh- sungguh belajar dalam sekolahan, dan mencari pengajaran mengenai soal duniawiyah dan. uhrowiyyah, dengan mementingkan pendidikan Agama Islam.     
Hai anak-anakku. Dengan pendidikan Islam dan kalau kamu sudah sama dewasa, ditakdirkan oleh Allah SWT yang Maha Luhur, kamu dijadikan orang tua, tentu kamu bisa mengerjakan pertanian secara Islam, kalau kamu ditakdirkan menjadi saudagar, saudagar secara Islam, kalau kamu ditakdirkan jadi prajurit-prajurit, menurut hukum Islam, dan kalau kamu ditakdirkan menjadi senopati (kepala Perang) jadilah kamu Kepala Perang secara perintah Islam, hingga dunia diatur sesuai dengan asas-asas Islam….
Semenjak anak-anak bernyanyi dan ditambah pidato amanat Ketua OS Cokroaminoto. suasana menjadi sunyi senyap, tiada kedengaran orang berbisik-bisik, masing-masing orang merah padam mukanya menahan air matanya. Hingga sebagian air matanya tidak tertahan. terpaksa menangis tersedu-sedu sebagai anak-anak. Kemudian Ketua OS Cokroaminoto menyambung lagi amanatnya sebagi berikut : Oleh sebab sekarang ini kita berkmnpul untuk persatuan islam dan menjunjung kemuliaan Islam, hingga Islam menyinari dunia, marilah kita sama salat hajat, memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa supaya saudara-saudara Kaum Muslimin yang ada dimana-mana pendeknya yang ada di seluruh dunia, bisa terkabul maksudnya, menghindarkan dirinya dari tindasan dan lain-lain sebagainya. Buat Kemuliaan Tuhan, marilah kita berseru Allahu Akbar tiga kali.
Dengan suara serempak orang-orang berseru Allahu Akbar dan Hidup Islam suaranya seolah-olah seperti Gunung roboh pada ketika itu lain semuanya masuk dalam mesjid untuk sholat hajat. Kira-kira satu jam sesudah selesai salat hajat. Bom lalu dibunyikan pertanda pembukaan rapat raksasa dimulai. Rapat raksasa tersebut dipimpin oleh Haji Suja dan telah berbicara dalam rapat raksasa itu Saudara Yunus Anis, Haji Amsir, Haji Abdurrahman dari Menes dan Ketua OS Cokroaminoto. Amanat Ketua OS Cokroaminoto dalam rapat raksasa tersebut ringkasnya sebagai berikut: Menilik keterangan-keterangan yang telah diuraikan oleh para pembicara tadi, maka untuk mencapai keselamatan dunia seisinya ini maka jalan yang sempurna sendiri, ialah agama Islam. Kesempurnaan Agaima Islam tidak cukup dengan hanya membaca Al-Quran, membaca Al-Hadits, mengadakan rapat-rapat, protes-protes dan sebagainnya tetapi wajib menjalankan Islam itu dengan ucapan dari mulut, dengan pikiran yang asalnya pekerjaan otak, dengan budi pekerti dan dengan tenaga tangan dan kaki sendiri-sendiri atau tangan dan kaki bersama-sama, sedang kalau perlu dengan pengorbanan jiwa raga. Sebabnya umat Islam Indonesia masih melarat dan sengsara, lantaran masih umum keliru dalam memahamkan dan menjalankan Islam dan ke-Islaman. Kesempurnaan Islam itu haruslah tercapai dengan 4 jalan yakni: Syari’at, tarekat-hakakat, dan ma’rifat. Kalau sampai hilang salah satunya, maka Islamnya akan pincang. Islam adalah agama kelahiran (sarguna) dan agama kebatinan (nirguna). Sempurnanya syariat akan membawa kepada hakekat, hingga ma’rifat kepada yang hak. Disitulah kita sampai kepada Insan kamil. Pergerakan Islam di tanah air kita Indonesia ini wajib juga mengutamakan ihtiar mencari kemerdekaan, sebab selama kita belum merdeka, belum bisa menjalankan perintah Islam dengan sepenuh-penuhnya dan seluas-luasnya, sedang menjalankan perintah Islam dangan seluas-luasnya inilah pintunya untuk mencari kebahagiaan. Anggota manusia diseluruh dunia ini sama, yaitu kepalanya sama, matanya sama, otaknya sama, keadaannya berbeda-beda, seperti ada yang pintar, ada yang bodoh, ada yang bahagia, ada yang celaka dan sebagainya. Menurut pendapat saya, sebabnya berbeda-beda itu, ialah lantaran anggota-anggota tadi tidak dipergunakau sebagaimana mestinya menurut perintah Agama islam, pada tiap-tiap adzan kita dipanggil datanglah kepada falah yang dimaksud dengan Al-falah disini ialah hendaknya kita membuka, mencerdaskan dan mempergunakan segala kekuatan, kekuasaan dan kesempatan kita uituk menjalankan perintah-perintah Islam, yang oleh Allah SWT disediakan bagi kita unluk mengatur dan menyelamatkan diri kita dan untuk menguasai alam (natuur) bagi kemajuan dan keselamatan kita. Kalau orang hendak mengejar kebahagiaan dan keselamatan dunia, hendaknya orang mengetahui rahasianya dunia lebih dahulu, adapun kunci pembuka rahasia tadi ialah ilmu dan Pengetahuan, umat Islam tidak akan bisa menguasai dunia. sebelum meraka mengetahui rahasia dunia. Orang tidak akan bisa mempergunakan listrik. kalau belum mengetahui wot-woi dan rahasia-rahasia listrik. Orang tidak akan bisa mempergunakan mesin terbang kalau belum bisa mengetahui rahasianya mesin terbang, umpamanya, tentang memasangnya, membukanya, menutupnya dan sebagainya. Demikian amanat penting dari ketua OS Cokroaminoto dalam kongres Al-Islam Indonesia di Yogyakarta tersebut.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

MUTIARA NASIHAT

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.(QS.Al-Imron : 104 )"

"Dari Abu Sa'id Al Khudri radhiyallahu anhu, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda : “Barang siapa di antaramu melihat kemungkaran, hendaklah ia merubahnya (mencegahnya) dengan tangannya (kekuasaannya) ; jika ia tak sanggup, maka dengan lidahnya (menasihatinya) ; dan jika tak sanggup juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju) , dan demikian itu adalah selemah-lemah iman”. [HR.Muslim ] "

(1)Demi masa (2) Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian (3 ) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran ( QS . Al-Ashr : 1- 3 ).

Dari Abu Ruqayyah Tamiim bin Aus Ad Daari radhiallahu 'anh, “Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : Agama itu adalah Nasehat , Kami bertanya : Untuk Siapa ?, Beliau bersabda : Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin umat Islam, dan bagi seluruh kaum muslim” [HR.Muslim]

“Kemudian kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah.” (QS. Fathir: 32)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata : "Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : "Sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya" ". [HR Tirmidzi, Ibnu Majah ]

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. ( QS.Annahl : 125 )

DAFTAR ISI

 
Support : DPCSYARIKAT ISLAM INDONESIAKABUPATEN SUKABUMI
Diberdayakan Oleh Blogger
Copyright © 2013. SYARIKAT ISLAM INDONESIA KAB.SUKABUMI - All Rights Reserved