Dalam
Kongres Al-lslam Indonesia yang diadakan di Yogyakarta pada tahun 1925.
Ketua OS Cokroaminoto telah menyampaikan beberapa amanat penting bagi
umat Islam Indonesia dalam melanjutkan perjuangan. Amanat penting
tersebut terutama disampaikan beliau dalam rapat raksasa Kongres
Al-lslam yang diadakan pada hari senin tanggal 24 Agustus 1925. Rapat
Raksasa tersebut didahului dengan arak-arakan anak-anak sekolah dan
anak-anak pandu dan terhadap beribu-ribu anak-anak sekolah dan anak-anak
pandu itu. Ketua OS Cokroaminoto menyampaikan amanatnya sebagai
berikut:
Assalamu’alaikum. Wr.Wb.
Bahagialah
bagimu, anak-anaku semua, Allah SWT mengetahui apa perbuatanmu.
Anak-anakku sekalian, sebelum aku melahirkan nasehatku guna kamu
sekalian, aku sebagai wakil Al-lslam Kongres. Wakil segenap perkumpulan
Islam dan menjadi wakil dari Bapak-bapakmu dan abang-abangmu bilang
terima kasih atas pemberian hormatmu untuk Kongres Islam yang ke IV.
Hai
anak-anaku sekalian, yang sama bersekolah disekolahan Islam ketahuilah
olehmu, bahwa Bapak-bapakmu dan abang-abangmu yang beragama Islam,
penghidupannya dan derajatnya sangat rendah sekali, kalau dibandingkan
dengan bangsa-bangsa lain dan pemeluk Agama lain yang ada disini. Sebab
itu. Bapak-bapak, abang-abangmu sama berkumpulah di dalam satu kumpulan
yang maksudnya mencari keselamatan dan kesempurnaan didunia akherat.
Hai
anak-anaku sekalian, ingatlah akan kerendahan dan kenistaan.
Bapak-bapakmu dan abang-abangmu itu, maka kamu sekalian yang, sudah
merasai wajiblah kamu meneruskan usahanya Bapak-bapak dan abang-abangmu
untuk mencari dan menuntut kemerdekaan. Dan biasanya kamu dapat
meneruskan usaha itu, mesti kamu sekalian dengan bersungguh- sungguh
belajar dalam sekolahan, dan mencari pengajaran mengenai soal duniawiyah
dan. uhrowiyyah, dengan mementingkan pendidikan Agama Islam.
Hai
anak-anakku. Dengan pendidikan Islam dan kalau kamu sudah sama dewasa,
ditakdirkan oleh Allah SWT yang Maha Luhur, kamu dijadikan orang tua,
tentu kamu bisa mengerjakan pertanian secara Islam, kalau kamu
ditakdirkan menjadi saudagar, saudagar secara Islam, kalau kamu
ditakdirkan jadi prajurit-prajurit, menurut hukum Islam, dan kalau kamu
ditakdirkan menjadi senopati (kepala Perang) jadilah kamu Kepala Perang
secara perintah Islam, hingga dunia diatur sesuai dengan asas-asas
Islam….
Semenjak
anak-anak bernyanyi dan ditambah pidato amanat Ketua OS Cokroaminoto.
suasana menjadi sunyi senyap, tiada kedengaran orang berbisik-bisik,
masing-masing orang merah padam mukanya menahan air matanya. Hingga
sebagian air matanya tidak tertahan. terpaksa menangis tersedu-sedu
sebagai anak-anak. Kemudian Ketua OS Cokroaminoto menyambung lagi
amanatnya sebagi berikut : Oleh sebab sekarang ini kita berkmnpul untuk
persatuan islam dan menjunjung kemuliaan Islam, hingga Islam menyinari
dunia, marilah kita sama salat hajat, memohon kepada Allah Yang Maha
Kuasa supaya saudara-saudara Kaum Muslimin yang ada dimana-mana
pendeknya yang ada di seluruh dunia, bisa terkabul maksudnya,
menghindarkan dirinya dari tindasan dan lain-lain sebagainya. Buat
Kemuliaan Tuhan, marilah kita berseru Allahu Akbar tiga kali.
Dengan suara serempak orang-orang berseru Allahu Akbar dan Hidup Islam
suaranya seolah-olah seperti Gunung roboh pada ketika itu lain semuanya
masuk dalam mesjid untuk sholat hajat. Kira-kira satu jam sesudah
selesai salat hajat. Bom lalu dibunyikan pertanda pembukaan rapat
raksasa dimulai. Rapat raksasa tersebut dipimpin oleh Haji Suja dan
telah berbicara dalam rapat raksasa itu Saudara Yunus Anis, Haji Amsir,
Haji Abdurrahman dari Menes dan Ketua OS Cokroaminoto. Amanat Ketua OS
Cokroaminoto dalam rapat raksasa tersebut ringkasnya sebagai berikut:
Menilik keterangan-keterangan yang telah diuraikan oleh para pembicara
tadi, maka untuk mencapai keselamatan dunia seisinya ini maka jalan yang
sempurna sendiri, ialah agama Islam. Kesempurnaan Agaima Islam tidak
cukup dengan hanya membaca Al-Quran, membaca Al-Hadits, mengadakan
rapat-rapat, protes-protes dan sebagainnya tetapi wajib menjalankan
Islam itu dengan ucapan dari mulut, dengan pikiran yang asalnya
pekerjaan otak, dengan budi pekerti dan dengan tenaga tangan dan kaki
sendiri-sendiri atau tangan dan kaki bersama-sama, sedang kalau perlu
dengan pengorbanan jiwa raga. Sebabnya umat Islam Indonesia masih
melarat dan sengsara, lantaran masih umum keliru dalam memahamkan dan
menjalankan Islam dan ke-Islaman. Kesempurnaan Islam itu haruslah
tercapai dengan 4 jalan yakni: Syari’at, tarekat-hakakat, dan ma’rifat.
Kalau sampai hilang salah satunya, maka Islamnya akan pincang. Islam
adalah agama kelahiran (sarguna) dan agama kebatinan (nirguna).
Sempurnanya syariat akan membawa kepada hakekat, hingga ma’rifat kepada
yang hak. Disitulah kita sampai kepada Insan kamil. Pergerakan Islam di
tanah air kita Indonesia ini wajib juga mengutamakan ihtiar mencari
kemerdekaan, sebab selama kita belum merdeka, belum bisa menjalankan
perintah Islam dengan sepenuh-penuhnya dan seluas-luasnya, sedang
menjalankan perintah Islam dangan seluas-luasnya inilah pintunya untuk
mencari kebahagiaan. Anggota manusia diseluruh dunia ini sama, yaitu
kepalanya sama, matanya sama, otaknya sama, keadaannya berbeda-beda,
seperti ada yang pintar, ada yang bodoh, ada yang bahagia, ada yang
celaka dan sebagainya. Menurut pendapat saya, sebabnya berbeda-beda itu,
ialah lantaran anggota-anggota tadi tidak dipergunakau sebagaimana
mestinya menurut perintah Agama islam, pada tiap-tiap adzan kita
dipanggil datanglah kepada falah yang dimaksud dengan Al-falah
disini ialah hendaknya kita membuka, mencerdaskan dan mempergunakan
segala kekuatan, kekuasaan dan kesempatan kita uituk menjalankan
perintah-perintah Islam, yang oleh Allah SWT disediakan bagi kita unluk
mengatur dan menyelamatkan diri kita dan untuk menguasai alam (natuur)
bagi kemajuan dan keselamatan kita. Kalau orang hendak mengejar
kebahagiaan dan keselamatan dunia, hendaknya orang mengetahui rahasianya
dunia lebih dahulu, adapun kunci pembuka rahasia tadi ialah ilmu dan
Pengetahuan, umat Islam tidak akan bisa menguasai dunia. sebelum meraka
mengetahui rahasia dunia. Orang tidak akan bisa mempergunakan listrik.
kalau belum mengetahui wot-woi dan rahasia-rahasia listrik. Orang tidak
akan bisa mempergunakan mesin terbang kalau belum bisa mengetahui
rahasianya mesin terbang, umpamanya, tentang memasangnya, membukanya,
menutupnya dan sebagainya. Demikian amanat penting dari ketua OS
Cokroaminoto dalam kongres Al-Islam Indonesia di Yogyakarta tersebut.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !