Headlines News :
Home » » Menag Bantah Resmikan Agama Baha'i

Menag Bantah Resmikan Agama Baha'i

Written By SYARIKAT ISLAM INDONESIA KAB.SUKABUMI on Sabtu, 26 Juli 2014 | 14.20

(SII-Sukabumi), JAKARTA -- Menteri Agama, Lukmanul Hakim Saifuddin membantah telah meresmikan Baha'i sebagai agama resmi di Indonesia. Namun, dia membenarkan bila Baha'i merupakan sebuah agama , bukan sekte dan sudah ada sejumlah penganut di Indonesia.
"Saya mengklarifikasi info di berita online yang menyebutkan kalau saya meresmikan Baha'i sebagai agama resmi di Indonesia," ujar Lukmanul setelah buka puasa bersama wartawan di Jakarta, Jumat (25/7) malam.
Menurutnya, sesuai UU Nomor 1 PNPS tahun 1965 tentang Penodaan Agama, dalam poin penjelasan menyebutkan bila pemerintah Indonesia melayani dan melindungi penganut dari enam agama yakni Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu dan Konghucu. Di luar itu, ada keyakinan agama lain yakni Taoisme, Baha'i serta agama lain. Sebagai agama resmi, maka pemerintah wajib melayani dan melindungi para penganut keenam agama tersebut.

Menag mengakui persoalan ini muncul karena surat Mendagri yang mempertanyakan keberadaan Baha'i di sejumlah daerah. Bila menjadi agama resmi Indonesia, maka sesuai administrasi kependudukan, pemerintah berhak melayani dan melindungi para penganut agama yang sudah muncul sejak abad 17 ini.
Untuk itu, mengenai keberadaan Baha'i yang sudah ada penganutnya di beberapa daerah, Menag masih melakukan kajian mendalam. Termasuk, apakah pemerintah memiliki kewenangan menetapkan agama tersebut menjadi agama resmi yang layak dilindungi dan dilayani hak-haknya selayaknya para penganut enam agama diatas.
Meski, Menag mengakui, di luar enam agama tersebut, warga negara yang menganut agama lain seperti Taoisme, Baha'i, maka mereka juga diperlakukan dengan baik sejauh tidak melakukan pelanggaran dan ketentuan itu diatur dalam Pasal 29 UUD 1945. "Setiap warga negara dijamin kebebasan untuk memeluk agama dan menjalankan syariat agamanya sebagaimana dipeluknya," ujarnya.

 http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/07/26/n9b4kf-menag-bantah-resmikan-agama-bahai
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

MUTIARA NASIHAT

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.(QS.Al-Imron : 104 )"

"Dari Abu Sa'id Al Khudri radhiyallahu anhu, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda : “Barang siapa di antaramu melihat kemungkaran, hendaklah ia merubahnya (mencegahnya) dengan tangannya (kekuasaannya) ; jika ia tak sanggup, maka dengan lidahnya (menasihatinya) ; dan jika tak sanggup juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju) , dan demikian itu adalah selemah-lemah iman”. [HR.Muslim ] "

(1)Demi masa (2) Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian (3 ) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran ( QS . Al-Ashr : 1- 3 ).

Dari Abu Ruqayyah Tamiim bin Aus Ad Daari radhiallahu 'anh, “Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : Agama itu adalah Nasehat , Kami bertanya : Untuk Siapa ?, Beliau bersabda : Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin umat Islam, dan bagi seluruh kaum muslim” [HR.Muslim]

“Kemudian kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah.” (QS. Fathir: 32)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata : "Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : "Sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya" ". [HR Tirmidzi, Ibnu Majah ]

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. ( QS.Annahl : 125 )

DAFTAR ISI

 
Support : DPCSYARIKAT ISLAM INDONESIAKABUPATEN SUKABUMI
Diberdayakan Oleh Blogger
Copyright © 2013. SYARIKAT ISLAM INDONESIA KAB.SUKABUMI - All Rights Reserved